Tahukah kawan di negeriku Rumah koruptor di ’apartemen’ Pondok Bambu Satu dari berjuta ketidakadilan ketika dengan ’intan’ hukum mampu ditumpulkan kemudian ke bawah ia tajamkan Sementara di belahan sana, Maling semangka lima tahun disidang Plus babak belur dimassa Gagapkah negeri ini dengan reformasi, atau memang hanya ganti nama saja sementara esensinya masih sama [...]
Archive for the ‘Poems’ Category
Benar, Hukum Negeri Ini Tajamnya Ke Bawah
Posted: Thursday, May 10, 2012 in Poems, Untukmu negerikuTags: apartemen, hukum, Indonesia, ketidakdilan, korupsi, koruptor, maling semangka, pondok bambu, semangka
Engkau adalah jawaban dari doaku Yang keluar bersama butir air mata di setiap malam-malamku Akupun berharap aku jawaban dari doamu Yang keluar bersama sujud rendah di setiap shalat-shalatmu Di hari ini kalimat sakral dan suci itu terucap Mengubah ungkapan cintaku halal bagimu Dan mengubah ungkapan cintamu halal bagiku Akhirnya, terlabuhkanlah hatiku di dermaga cintamu Pamanukan, [...]
Perjuangan tak kenal batas waktu Ia akan terus berjalan seiring dengan berjalannya kehidupan Berjuang memang pahit karena surga itu manis Tuntaskan perjalanan Bangkitlah wahai sahabat
Mencoba mencari jalan keluar labirin asa Diantara ribuan cul de sac-cul de sac lelah jiwa Terlihat indah aurora bedak langit Lipstik awan menawan mempesona Jauh tinggi menembus troposfer angan Jauh…. Sangat jauh…. Tinggi…. Sangat tinggi… Jalan itu ada Walau harus menghadapi semak kemalasan Pasti kuraih Entah kapan….
Hitam… Pekat… Gelap… Titik kecil diantara luas cakrawala Perlahan membesar menjadi kabut Mendekat mengampiri tubuh rapuh tak berdaya Menghajar pilar pilar ketakwaan Merobohkan dinding dinding keimanan Tak kuasa menahan Perlahan jatuh