Paradoks

Posted: Wednesday, February 9, 2011 in Tulisan lepas
Tags: , , ,

Pada suatu masa di sebuah negeri paradoks, perbincangan mengenai masalah kemiskinan menjadi sangat populer. Argumen dikemukakan melalui forum-forum massa. Media massa, televisi, internet, dll. Menghadirkan akademisi serta pengamat kemiskinan.

Pengamat kemiskinan menyampaikan, “Penyebab kemiskinan primer yang utama itu cuma satu, yaitu tidak ada lapangan kerja. Gaji yang rendah disebabkan karena tingkat pengangguran yang tinggi dan skill yang rendah. Tidak adanya lapangan kerja disebabkan tidak adanya investor yang bersedia menanamkan modalnya.Investor tidak mau menanamkan modalnya disebabkan karena faktor keamanan yang rendah, hukum yang tidak jelas, dan pelanggaran HAM yang tinggi.”

“Perlu sebuah penelitian untuk membuktikan hal tersebut.” sambung sang akademisi.

Maka berangkatlah tim peneliti ke sebuah titik kemiskinan di negeri itu. Satu persatu sampel diwawancarai. Akhirnya data terkumpul. Selanjutnya dilakukan analisis ilmiah hingga tertulis sebuah buku. Sungguh spektakuler buku itu sampai-sampai dalam waktu tiga bulan bisa menembus best seller nasional. Luar Biasa. Penulis diundang kemana-mana. Menjadi narasumber seminar, diskusi ilmiah, bahkan diundang lima stasiun TV untuk menjadi keynote speaker acara dialog.

Diakui memang analisisnya tajam, argumennya kuat serta didukung oleh data-data yang valid. Semua tak lepas dari latar belakang penulis yang lulusan doktor universitas luar negeri terkemuka. Bahkan, konon teori-teorinya memungkinkan dimunculkannya ilmu baru tentang “kemiskinan”.

Tak perlu lagi ia bekerja mencari uang, karena royalti buku dan honor narasumber lebih dari cukup untuk membuat ia kaya.

Sementara……

Di sudut kumuh ibukota, satu keluarga masih saja makan nasi aking.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s